Penjara untuk Prita

Saya baca berita Prita Mulyasari tak mau Dipenjara. Kenapa tidak mau? Penjara kan, enak seperti hotel. Lihat saja penjara Atalyta Suryani. Ada AC, ada TV, ada ruang tamu, tempat tidur pegas empuk. Di penjara, Ibu Prita tidak perlu kerja. Lagipula, Ibu boleh kok, keluar masuk penjara. Bilang saja, beli bibit lele atau mules kalau tidak tengok rumah sejenak. Aparat di lapas kan, baik-baik. Sisipkan saja segepok di bawah meja mereka. Lancar deh, urusannya.

Tapi kalau Ibu Prita tetap ogah tinggal di penjara. Ini tips yang mungkin bisa Ibu Prita tempuh.

Lupakan PK

Omong kosong dengan pengajuan PK. Wakil Ketua KY, Imam Anshori Saleh berujar,

“KY mengimbau masyarakat untuk tidak emosional menanggapi Putusan Kasasi tersebut. Sebaiknya dukung saja upaya Prita mengajukan PK. Itu lebih elegan,”

(Sumber: Republika.co.id).

Jangan percaya omong kosong seperti itu. Apanya yang elegan tentang hukum Indonesia yang carut marut? Hukum di negara Indonesia apa masih bisa dipercaya mau melindungi rakyatnya? Untuk rakyat jelata seperti Ibu Prita, silakan Ibu bermimpi mendapat perlindungan hukum, kecuali kalau Ibu kenal baik dengan SBY, Nazaruddin atau Ruhut si pelawak itu.

Galang dukungan 1 juta Facebooker

Kalau Ibu tidak kenal SBY, Ibu Prita minta bantuan rekan-rekan di Facebook lagi. Ini tips efektif untuk menggalang dukungan massal. Kalau sudah banyak orang di Facebook yang teriak-teriak, di jamin SBY akan kelabakan. Segera saja nanti akan dibentuk Satgas Perlindungan Prita Mulyasari. Tugas satgas ini? Ya, mendorong agar kasus Ibu Prita terus mendapat perhatian media massa, sehingga orang lupa pada kasus Century, kasus Nazaruddin, kasus Nunun Nurbaeti, kasus TKI dipancung, kasus mafia pajak, mafia pemilu, mafia hukum, mafia proyek dan lain-lain.

Galang gerakan kumpul koin

Sudah waktunya gerakan kumpul koin kembali diangkat. Ibu Prita beperkara di pengadilan kan, habis duit banyak. Bayar pengacara untuk omong sampai berbusa butuh uang banyak. Butuh lebih lagi kalau mau kasusnya dimenangkan. Hakim MA kan banyak yang suka aroma harum bergepok-gepok duit. Jadi kuncinya siapkan kocek banyak. Saran saya gerakannya saat ini jangan dinamai kumpul koin melainkan kumpul lembar 100 ribuan. Memangnya hakim MA mau terima koin recehan? Nanti disangka tukang parkir atau pengamen.

Lari ke Singapura

Kalau Ibu Prita masih tidak sanggup juga menggalang dukungan dengan cara di atas, Ibu Prita bisa lari ke Singapura. Para koruptor kakap dan Nazaruddin tidak sanggup dipulangkan ke Indonesia. Uangnya? Gampang! Ibu Prita mendaftar saja jadi TKI ke Singapura asal hati-hati agar tidak kena pancung di negeri orang.

Kalau dicekal? Gampang juga! Di Indonesia gampang buat identitas palsu. Kasih salam tempel pejabat kecamatan jadi deh KTP asli tapi palsu. Salam tempel keimigrasian, jadi deh paspor aspal. Masih dikenali pihak imigrasi? Pakai wig. Gayus Tambunan saja sukses plesir ke luar negeri walau di cekal, masak Ibu Prita tidak bisa?

Untuk sementara, itu saja tips dari saya. Untuk Ibu Prita, selamat ke Singapura.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>