Bom di Utan Kayu

Bom yang ditujukan kepada Ulil Abshar Abdalla, ketua Jaringan Islam Liberal, meledak dan melukai seorang petugas polisi, Kompol Dodi Rahmawan yang secara gegabah berusaha menjinakkan bom tanpa pengetahuan dan peralatan memadai.

Ledakan bom ini kontan membuat orang lantas menaruh curiga pada kelompok Islam garis keras. Saya pribadi, walau seorang muslim, tidak sepenuhnya sepakat dengan liberalisme Islam yang diusung Jaringan Islam Liberal, namun saya juga tidak sepakat juga dengan cara-cara keras yang diusung oleh kelompok Islam garis keras.

Siapa yang diuntungkan oleh insiden ini? Saya tidak tahu jawabannya. Untuk mencoba mereka-reka jawabnya kita harus coba pahami alasan penggunaan bom.
Continue reading

Krisis Timur Tengah dan lonjakan harga minyak. Siapa yang bahagia?

Revolusi bergulir di Afrika utara dan timur tengah, di mulai dari Tunisia, merambat ke Mesir dan Libya. Siapa yang tahu bola revolusi akan bergulir terus ke mana, bisa ke Arab, Iran atau lainnya. Revolusi di Tunisia, Mesir dan Libya menyebabkan kawasan afrika utara dan timur tengah yang notabene pusat penghasil minyak dunia tersebut bergolak. Panasnya kawasan tersebut berdampak pada melonjaknya harga minyak dunia.

Pada 14 Maret 2011, kontrak futures minyak jenis lightsweet di NYMEX sempat menyentuh USD 101.15 cenderung turun sedikit akibat industri Jepang yang mandek akibat gempa, menurunkan permintaan minyak dunia.

Siapa yang bahagia dengan revolusi tersebut?

Continue reading

Sumpah Pemuda, Facebook dan SMS

Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Anda orang Indonesia yang paham sejarah seharusnya tahu kalimat di atas. Sumpah Pemuda yang diikrarkan para pemuda Indonesia pada 28 Oktober 1928 adalah salah satu tonggak bersejarah lahirnya bangsa Indonesia. Itu 80 tahun silam.

Lalu apa hubungannya Sumpah Pemuda dengan Facebook dan Short Messaging Service (SMS)?
Continue reading

Ayo melanggar hukum

Kejadian di sebuah pagi
Pagi ini saya dalam perjalanan menuju kantor. Terjebak kemacetan panjang di sebuah perempatan yang dijaga lampu lalu lintas dan beberapa personel kepolisian.

Saat jalan yang saya lalui mendapat giliran melintas, dari jalan lain yang masih menyala lampu merah, melintas gerombolan pejabat yang dikawal beberapa kendaraan polisi, menerobos lampu merah, tidak peduli pengguna jalan lain yang sedang berhak melintas. Kemacetan semakin parah dan kacau.

Mengapa harus patuh hukum?
Continue reading

Ibu rumah tangga – karir yang terabaikan

Emansipasi wanita. Hal ini terpikir oleh saya pada saat hari Kartini lalu. Emansipasi wanita yang dicetuskan oleh Kartini identik bahwa wanita bebas berkarir dibidang apapun yang mereka mau. Saya pribadi setuju dengan emansipasi. Wanita harus bebas menentukan mau menjadi apa mereka. Tapi interpretasi emansipasi bukan tanpa masalah.

Jika Anda tanyakan kepada wanita Indonesia berpendidikan minimal D3 yang hidup di kota-kota besar tentang karir yang mereka inginkan, saya yakin, menjadi ibu rumah tangga adalah pilihan terakhir mereka.
Continue reading